6 Jenis Backlink yang Harus Dihindari

link terlarang

Dalam dunia SEO, backlink menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan untuk optimasi. Sebelum memasang link, konten seperti jenis data statistik harus berkualitas. Ini karena semakin berkualitas konten dan link tersebut, kesempatan untuk terindeks google semakin tinggi. 

Namun,  Anda harus memperhatikan jenis linknya. Ini karena ada beberapa link yang tidak disukai oleh Google

  1. Tukar Link

Cara ini memang menjadi salah satu cara untuk mendapatkan backlink.  Namun sejak tahun 2010 googl mulai selektif.

Mesin pencari tersebut akan mengeliminasi website yang melakukan hal curang ini untuk backlink.  Namun, Anda tetap dapat mengantisipasinya dengan membatasi jumlah tukar link. Misalnya hanya 1-2 link saja dan hindari untuk menggunakan lebih dari 10 link per harinya. 

  1. Link dari Artikel directory

Setelah panda diaktifkan di tahun 2011, sebagai pemilik website, anda tidak bisa seenaknya mengelola website. Mulai dari penggunaan konten berkualitas hingga backlink. 

Backlink yang berasal dari artikel directory adalah artikel yang terlarang untuk dipergunakan.  Jika Anda memaksa untuk menggunakannya maka trafik bisa menurun hingga 35%. Bahkan bisa jadi website anda memiliki penurunan peringkat yang drastis.

link

  1. Advertorial 

Jenis backlink ini merupakan backlink yang diperoleh dengan cara membeli. Namun bisa juga link ini diperoleh dengan cara yang lain.   

Walaupun sebagai pemilik website anda tidka tahu bagaimana cara membedakannya, namu google tahu tentang itu.  Jadi daripada terkena penalty dari Google, sebaiknya hindari. Jika Pun terpaksa, maka Anda bisa menggunakannya untuk brandbooster dan tambahkan atribut nofollow pada link.  

  1. Backlink dari aplikasi otomatis

Anda bisa saja mendapatkan link dengan cara yang otomatis. Namun hal tersebut hanya berlangsung selama beberapa saat dan tidak bisa selamanya.  Bahkan bisa jadi website akan turun peringkatnya.

  1. Backlink dari website bahasa asing

Memang Anda harus menggunakan backlink yang relevan. Namun bukan berarti anda menggunakan website asing. Ini karena backlink dengan bahasa yang berbeda,  sudah menyalahi aturan. 

  1. Keragaman backlink rendah

Dalam membuat backlink,  hindari untuk fokus pada 1 platform saja.  Anda tidak hanya bisa menggunakan website namun bisa kuga menggunakan media sosial seperti facebook ataupun twitter.

Semakin beragam tempat untuk backlink tersebut, akan dianggap semakin baik.  Jadi, upayakan backlink dari platform yang berbeda. 

Jadi, agar Anda memiliki backlink berkualitas dan memiliki peringkat yang baik di mata google, sebaiknya hindari jenis link tersebut ya. Semoga informasi ini membantu anda!