Cara Mencari Ide Tulisan Kreatif di Saat Pikiran Buntu

Cara Mencari Ide Tulisan Kreatif di Saat Pikiran Buntu

Bagi sebagian besar penulis maupun blogger, pikiran yang buntu kerap menjadi tantangan sekaligus penghalang yang menyulitkan mereka untuk mencari ide tulisan yang bagus. Ujung-ujungnya, muncul rasa cemas, stres, dan frustasi yang sehingga menurunkan produktivitas dan kinerja. Sangat berbahaya jika dibiarkan berlarut-larut.

Pun jika dipaksakan untuk berpikir, hasil yang diperoleh biasanya tidak maksimal dan justru dikhawatirkan menambah rasa frustasi pada penulis. Solusinya adalah dengan mengatur ulang rencana-rencana yang bisa digunakan untuk mengembalikan mood, sekaligus melakukan kegiatan yang bisa memancing inspirasi menulis.

Pikiran yang rileks bisa memancing inspirasi menulis

Cara Mencari Ide Tulisan Kreatif di Saat Pikiran Buntu

Cara Mencari Ide Tulisan Kreatif di Saat Pikiran Buntu

Menenangkan pikiran bisa dilakukan dengan bermacam cara. Salah satunya adalah menyibukkan diri dengan kegiatan positif seperti berkumpul dengan teman-teman, pergi berlibur, mencari kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan tulis menulis dan hal-hal menarik lainnya. Usahakan kegiatan tersebut bisa membuat pikiran menjadi rileks.

Jika pikiran telah rileks, coba kembalikan mood untuk menulis yang idenya bisa diambil dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan begitu, akan ada banyak inspirasi yang bisa digali sebagai bahan untuk mencari ide tulisan baru yang diinginkan.

Mencari inspirasi lewat membaca buku

Anggapan lama yang mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia memang benar adanya. Saat pikiran buntu sehingga tidak menemukan bahan untuk menulis, membaca satu hingga beberapa buku favorit bisa digunakan untuk memancing kreatifitas dalam berpikir. Harapannya, ada inspirasi yang timbul dari sana.

Buku-buku yang dibaca tidak harus terbatas pada judul tertentu yang sering dilihat, tapi juga di luar tema yang mungkin jarang dibaca. Sisi positifnya adalah, Anda tidak hanya bisa mencari ide tulisan dengan mudah, tapi juga menambah pengetahuan dan wawasan.

Memperbanyak referensi dari berbagai sumber

Memiliki banyak referensi menjadi salah satu syarat penting bagi seorang penulis agar bisa terus berkarya. Tentu saja, referensi yang dimaksud tidak hanya terbatas pada buku saja. Sumber-sumber seperti musik, film, atau mungkin pengalaman pribadi juga bisa menjadi sumber referensi yang bagus.

Semua referensi tersebut juga bergantung pada cara Anda menangkap dan kemudian mengolahnya. Mulai dari sumber inspirasi hingga dituangkan menjadi sebuah tulisan. Meski terlihat tidak mudah untuk dilakukan, hal tersebut bukanlah perkara sulit jika mau terus menerus belajar dan berlatih.

Mencari ide tulisan lewat interaksi dengan banyak orang

Jika semua cara telah dilakukan namun belum membuahkan hasil, cobalah untuk berinteraksi dengan orang di sekitar Anda. Ajak mereka untuk ngobrol dan ciptakan suasana nyaman saat berbincang-bincang. Topik yang dibahas bisa tentang apa saja, asal tidak memberatkan Anda dan lawan bicara.

Sembari berbincang-bincang santai, obrolan dari topik yang tengah dibahas bisa menjadi informasi berharga sebagai bahan tulisan berikutnya. Jika Anda jeli, ada banyak sumber inspirasi yang bisa saja timbul lewat gagasan, pemikiran dan sudut pandang dari Anda maupun lawan bicara.

Melihat karya tulis orang lain

Mencoba mencari inspirasi dengan melihat karya tulis orang lain juga bisa dilakukan ketika pikiran tengah buntu. Bukan untuk meniru alias menjadi plagiator, melainkan berusaha mencoba menemukan sudut pandang baru yang nantinya bisa dikembangkan menjadi bahan penulisan.

Di dalam dunia kreatif, ada istilah Amati, Tiru, dan Modifikasi yang dikenal dengan singkatan ATM. Rumus ini setidaknya bisa dijadikan sebagai sarana untuk memancing pikiran Anda mengeluarkan inspirasi terbaiknya, setelah melihat dan mempelajari karya tulis orang lain.

Tak perlu merasa risau dan frustasi karena sulitnya mencari ide tulisan akibat pikiran yang buntu. Tantangan tersebut bisa diatasi dengan cara Anda dalam mengolah pola pikir dengan melakukan kegiatan positif, sekaligus mengasah ketajaman intuisi dengan cara-cara di atas.