5 Kriteria Backlink yang Berkualitas

kriteria backlink

Salah satu fungsi backlink adalah untuk meningkatkan pagerank dari website yang Anda miliki. Namun, untuk itu, Anda butuh backlink yang berkualitas. Ada beberapa kriteria yang harus Anda penuhi agar Anda bisa mengetahui apakah link eksternal tersebut berkualitas atau tidak. kriteria tersebut adalah:

  • Relevan atau Berkaitan

Salah satu syarat utama agar link tersebut dianggap berkualitas, terutama untuk jenis dofollow adalah relevan. Link yang ditinggalkan tersebut harus terlihat natural dan juga memiliki kaitan dengan websitenya. Mudahnya, jika Anda saja menganggap link tersebut tidak sesuai dengan apa yang ada di halaman tersebut, maka Anda sendiri akan terganggu. Hal tersebut juga berlaku untuk mesin pencari seperti Google.

Jika dirasa link tersebut tidak sesuai dengan apa yang ada di website, misalnya halaman, akan dianggap tidak berkualitas. Akibatnya, link tidak terindeks dan bisa saja visitor menurun.

  • Contextual Link

Maksud dari kriteria adalah link yang ada di dalam artikel atau konten memiliki kualitas yang baik. Namun, lagi-lagi Anda harus memperhatikan konten yang Anda buat tersebut. Apakah konten tersebut memiliki kualitas yang baik atau tidak. jika isinya tidak sesuai dengan link maka kualitas akan menurun. Dengan kata lain, link yang relevan dengan konten adalah backlink yang disukai oleh Google. Dengan begitu, pagerank Anda juga bisa meningkat.

backlink berkualitas

  • High PR

Semakin tinggi pagerank atau PR maka akan semakin tinggi authority dan kepercayaan yang diberikan oleh google. Jadi, jika backlink ditempatkan dengan PR yang tinggi maka akan semakin baik. Selain menggunakan pagerank, Anda juga bisa mengecek DA dan PA. bisa juga menggunakan Metric Trust Flow dan Majestic SEO untuk dijadikan patokan dari kualitas website tersebut.

  • Age Domain

Usia dari domain dan juga website juga akan berpengaruh pada kualitas backlink yang ditinggalkan. Semakin tua website tersebut maka akan lebih mudah untuk terindeks oleh google. Selain itu, aged domain yang berkualitas juga bisa membantu untuk menabgun PBN. Namun, hati-hati jika Anda menggunakan backlink PBN karena tidak semua website yang berumur memiliki kualitas bagus. Anda tetap harus mempertimbangkan kualitas uyan lainnya agar website tersebut membantu backlink Anda.

  • Trafik yang Tinggi

Salah satu hasil yang menunjukkan jika backlink tersebut berhasil adalah mampu mendatangkan trafik yang tinggi. Jadi, jika setelah mengecek ternyata trafik yang Anda miliki tidak terlalu bagus, maka artinya backlink tersebut belum maksimal.

Itulah beberapa kriteria mengenai backlink yang berkualitas. Agar Anda tetap mendapatkan link eksternal yang berkualitas, Anda bisa menggunakan jasa backlink murah untuk membantu memaksimalkan SEO off page Anda. 

 

6 Jenis Backlink yang Harus Dihindari

link terlarang

Dalam dunia SEO, backlink menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan untuk optimasi. Sebelum memasang link, konten seperti jenis data statistik harus berkualitas. Ini karena semakin berkualitas konten dan link tersebut, kesempatan untuk terindeks google semakin tinggi. 

Namun,  Anda harus memperhatikan jenis linknya. Ini karena ada beberapa link yang tidak disukai oleh Google

  1. Tukar Link

Cara ini memang menjadi salah satu cara untuk mendapatkan backlink.  Namun sejak tahun 2010 googl mulai selektif.

Mesin pencari tersebut akan mengeliminasi website yang melakukan hal curang ini untuk backlink.  Namun, Anda tetap dapat mengantisipasinya dengan membatasi jumlah tukar link. Misalnya hanya 1-2 link saja dan hindari untuk menggunakan lebih dari 10 link per harinya. 

  1. Link dari Artikel directory

Setelah panda diaktifkan di tahun 2011, sebagai pemilik website, anda tidak bisa seenaknya mengelola website. Mulai dari penggunaan konten berkualitas hingga backlink. 

Backlink yang berasal dari artikel directory adalah artikel yang terlarang untuk dipergunakan.  Jika Anda memaksa untuk menggunakannya maka trafik bisa menurun hingga 35%. Bahkan bisa jadi website anda memiliki penurunan peringkat yang drastis.

link

  1. Advertorial 

Jenis backlink ini merupakan backlink yang diperoleh dengan cara membeli. Namun bisa juga link ini diperoleh dengan cara yang lain.   

Walaupun sebagai pemilik website anda tidka tahu bagaimana cara membedakannya, namu google tahu tentang itu.  Jadi daripada terkena penalty dari Google, sebaiknya hindari. Jika Pun terpaksa, maka Anda bisa menggunakannya untuk brandbooster dan tambahkan atribut nofollow pada link.  

  1. Backlink dari aplikasi otomatis

Anda bisa saja mendapatkan link dengan cara yang otomatis. Namun hal tersebut hanya berlangsung selama beberapa saat dan tidak bisa selamanya.  Bahkan bisa jadi website akan turun peringkatnya.

  1. Backlink dari website bahasa asing

Memang Anda harus menggunakan backlink yang relevan. Namun bukan berarti anda menggunakan website asing. Ini karena backlink dengan bahasa yang berbeda,  sudah menyalahi aturan. 

  1. Keragaman backlink rendah

Dalam membuat backlink,  hindari untuk fokus pada 1 platform saja.  Anda tidak hanya bisa menggunakan website namun bisa kuga menggunakan media sosial seperti facebook ataupun twitter.

Semakin beragam tempat untuk backlink tersebut, akan dianggap semakin baik.  Jadi, upayakan backlink dari platform yang berbeda. 

Jadi, agar Anda memiliki backlink berkualitas dan memiliki peringkat yang baik di mata google, sebaiknya hindari jenis link tersebut ya. Semoga informasi ini membantu anda!

 

5 Jenis Data Ilmu Statistika yang Perlu Diketahui

data statistik

Ada banyak jenis data dan salah satunya adalah data di bidang ilmu statistik. Umumnya, data yang diperoleh tersebut dapat menjadi dasar atau membantu untuk pemecahan permasalahan tertentu. Di ilmu statistika itu sendiri, setidaknya data dikelompokkan menjadi 5 jenis.

Untuk tahu 5 kelompok data statistik tersebut, simak informasi di halaman berikut ini ya.

  1.       Berdasarkan pada Cara Mendapatkan Data
  • Data Primer merupakan data yang diperoleh secara langsung oleh pihak yang membutuhkan. Untuk mendapatkan data ini, maka cara atau metode pengumpulan data yang bisa digunakan adalah wawancara, partisipasi aktif dan observasi lapang/laboratorium.
  • Data sekunder merupakan data yang sudah ada atau yang sudah dilaporkan lebih dahulu. Jadi data tersebut diperoleh dari pihak lain.
  1.       Berdasarkan Sumber Datanya
  • Data internal: data yang menggambarkan kondisi dan situasi internal suatu organisasi atau perusahaan. Misalnya data keuangan.
  • Data eksternal: data yang menggambarkan kondisi dan situasi di luar organisasi. Misalnya jumlah penggunaan produk oleh konsumen.
  1.       Berdasarkan Waktu Pengumpulannya
  • Data cross-section: data yang menunjukkan mengenai titik di waktu tertentu dan memiliki 1 atau lebih variabel dalam 1 periode yang sama. dalam jenis data ini, ada permasalahan spesifik yaitu heterogenitas. Dengan begitu, saat data yang berbeda/heterogen dimasukkan ke analisis statistic, maka efek skala harus dimasukkan ke pertimbangan agar tidak saling mempengaruhi. Misalnya hasil padi dan harga jual padi kuartal akhir 2019 di Indonesia.
  • Data time series: data yang menggambarkan sesuatu di secara periodic atau dari waktu ke waktu. Dengan begitu, data ini diambil di waktu dengan periode yang berbeda. Misalnya harian, mingguan, bulanan ataupun tahunan.
  • Data pool atau data kombinasi: data gabungan dari data data cross section dan data  time series. Misalnya data produksi dan harga jual padi di masing-masing provinsi di Indonesia selama 5 tahun terakhir.
  • Data panel: data ini disebut juga dengan data mirko panel atau data longitudinal. Jenis data ini memiliki tipe yang spesial dengan unit data cross section yang sama dan survey dilakukan secara terus menerus untuk beberapa periode. Misalnya data lewat wawancara petani yang sama selama 2x masa panen.

perkembangan dan progress data

  1.       Berdasarkan SIfat Data
  • Data diskrit: data yang memiliki nilai bilangan asli, misalnya data tentang nilai rupiah.
  • Data kontinyu: daya yang ada di interval tertentu atau data yang bukan bilangan bulat. Misalnya berat beras 128,7 kg.
  1.       Berdasarkan Jenis Data
  • Data kategorik atau data kualitatif yang dibedakan berdasarkan pada kategori tertentu dan tidak bisa diterapkan ke rumus matematika. Ada 2 jenis data kategorik yaitu data nominal dari cara klasifikasi, data ordinal yang diperoleh dari klasifikasi dengan data saling berhubungan.
  • Data Numerik/Data kuantitatif: data yang dinyatakan dalam suatu besaran angka/numeric dan bisa diterapkan ke rumus matematika. Ada 2 jenis data numeric yaitu interval dan data rasio yang mempunyai titik 0 absolut.

Itulah jenis data statistika yang harus Anda ketahui. Semoga informasi ini menambah pengetahuan Anda. 

6 Hardware untuk Input Data di Komputer

komputer

Walaupun ada banyak tips menjadi videographer, percuma jika Anda tidak tahu bagaimana cara untuk memasukkan data. Misalnya data video yang terekam di kamera Anda. Pada dasarnya, untuk input data yang berupa video, Anda harus menggunakan perangkat keras atau hardware. Setelah data dipindahkan ke komputer, maka Anda baru bisa mengolahnya.

Setidaknya perangkat keras berikut ini bisa Anda pergunakan untuk memasukkan data seperti video ke komputer:

  1.   Keyboard

Perangkat keras ini menjadi salah satu perangkat untuk memasukkan data ke komputer. Data yang dimasukkan biasanya berupa angka, huruf dan simbol serta berperan untuk shortcut. Tanpa adanya keyboard, Anda akan susah untuk memasukkan data dan proses editing juga akan semakin lama karena Anda tidak bisa menggunakan shortcut.

keyboard

keyboard

  1.   Mouse

Kecil namun device jenis ini memiliki peranan yang besar. Tanpa adanya mouse, Anda tidak bisa menunjuk atau menggerakkan kursor. Jadi, data yang ingin Anda pindahkan juga tidak bisa dipindahkan. Bahkan untuk melakukan scroll dengan nyaman, jika tidak ada mouse, Anda akan kesusahan menggunakan komputer.

  1.   Flashdisk

Perangkat keras yang memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan eksternal ini bisa dikoneksikan ke komputer dengan mencolokkan atau menghubungkan ke usb. Besar dari device ini bermacam-macam. Ada yang 8GB, 16GB, 32 GB, 64GB ataupun 128 GB.

flashdisk

flashdisk

  1.   Barcode Scanner

Perangkat keras ini dipergunakan di pertokoan terutama di bagian kasir. Fungsi utama dari barcode scanner atau barcode reader ini adalah untuk memindai barcode pada barang yang dibeli. Ketika alat yang berbentuk gagang dengan laser merah tersebut membaca barcode, maka data yang ada di barcode tersebut akan masuk ke komputer.

Barcode ini sendiri bisa berupa kode yang berbentuk kotak-kotak. Namun, umumnya barcode yang dipergunakan di pertokoan adalah jenis barcode yang berupa garis tebal vertikal.

  1.   Scanner

Scanner ini merupakan perangkat keras eksternal. fungsinya adalah mengubah hard file menjadi soft file. Atau merubah data yang berbentuk analog (kertas) menjadi suatu data digital yang dapat diolah di komputer, misalnya foto. Data yang sudah melalui proses scanning tersebut, bisa berbentuk gambar ataupun berbentuk dokumen dengan ekstensi pdf.

  1.   Microphone

Perangkat keras ini dipergunakan ketika Anda hendak menginputkan data yang berupa suara. Biasanya, suara yang terekam akan disimpan di suatu program atau software audio. Dengan begitu, Anda bisa mengolah data suara tersebut, misalnya percakapan, untuk dimasukkan ke video.

Itulah jenis perangkat keras atau hardware yang bisa dipergunakan untuk menginputkan data seperti tulisan, suara dan gambar. Semoga informasi ini membantu Anda.

1 2 3 7