5 Jenis Data Ilmu Statistika yang Perlu Diketahui

data statistik

Ada banyak jenis data dan salah satunya adalah data di bidang ilmu statistik. Umumnya, data yang diperoleh tersebut dapat menjadi dasar atau membantu untuk pemecahan permasalahan tertentu. Di ilmu statistika itu sendiri, setidaknya data dikelompokkan menjadi 5 jenis.

Untuk tahu 5 kelompok data statistik tersebut, simak informasi di halaman berikut ini ya.

  1.       Berdasarkan pada Cara Mendapatkan Data
  • Data Primer merupakan data yang diperoleh secara langsung oleh pihak yang membutuhkan. Untuk mendapatkan data ini, maka cara atau metode pengumpulan data yang bisa digunakan adalah wawancara, partisipasi aktif dan observasi lapang/laboratorium.
  • Data sekunder merupakan data yang sudah ada atau yang sudah dilaporkan lebih dahulu. Jadi data tersebut diperoleh dari pihak lain.
  1.       Berdasarkan Sumber Datanya
  • Data internal: data yang menggambarkan kondisi dan situasi internal suatu organisasi atau perusahaan. Misalnya data keuangan.
  • Data eksternal: data yang menggambarkan kondisi dan situasi di luar organisasi. Misalnya jumlah penggunaan produk oleh konsumen.
  1.       Berdasarkan Waktu Pengumpulannya
  • Data cross-section: data yang menunjukkan mengenai titik di waktu tertentu dan memiliki 1 atau lebih variabel dalam 1 periode yang sama. dalam jenis data ini, ada permasalahan spesifik yaitu heterogenitas. Dengan begitu, saat data yang berbeda/heterogen dimasukkan ke analisis statistic, maka efek skala harus dimasukkan ke pertimbangan agar tidak saling mempengaruhi. Misalnya hasil padi dan harga jual padi kuartal akhir 2019 di Indonesia.
  • Data time series: data yang menggambarkan sesuatu di secara periodic atau dari waktu ke waktu. Dengan begitu, data ini diambil di waktu dengan periode yang berbeda. Misalnya harian, mingguan, bulanan ataupun tahunan.
  • Data pool atau data kombinasi: data gabungan dari data data cross section dan data  time series. Misalnya data produksi dan harga jual padi di masing-masing provinsi di Indonesia selama 5 tahun terakhir.
  • Data panel: data ini disebut juga dengan data mirko panel atau data longitudinal. Jenis data ini memiliki tipe yang spesial dengan unit data cross section yang sama dan survey dilakukan secara terus menerus untuk beberapa periode. Misalnya data lewat wawancara petani yang sama selama 2x masa panen.

perkembangan dan progress data

  1.       Berdasarkan SIfat Data
  • Data diskrit: data yang memiliki nilai bilangan asli, misalnya data tentang nilai rupiah.
  • Data kontinyu: daya yang ada di interval tertentu atau data yang bukan bilangan bulat. Misalnya berat beras 128,7 kg.
  1.       Berdasarkan Jenis Data
  • Data kategorik atau data kualitatif yang dibedakan berdasarkan pada kategori tertentu dan tidak bisa diterapkan ke rumus matematika. Ada 2 jenis data kategorik yaitu data nominal dari cara klasifikasi, data ordinal yang diperoleh dari klasifikasi dengan data saling berhubungan.
  • Data Numerik/Data kuantitatif: data yang dinyatakan dalam suatu besaran angka/numeric dan bisa diterapkan ke rumus matematika. Ada 2 jenis data numeric yaitu interval dan data rasio yang mempunyai titik 0 absolut.

Itulah jenis data statistika yang harus Anda ketahui. Semoga informasi ini menambah pengetahuan Anda. 

6 Hardware untuk Input Data di Komputer

komputer

Walaupun ada banyak tips menjadi videographer, percuma jika Anda tidak tahu bagaimana cara untuk memasukkan data. Misalnya data video yang terekam di kamera Anda. Pada dasarnya, untuk input data yang berupa video, Anda harus menggunakan perangkat keras atau hardware. Setelah data dipindahkan ke komputer, maka Anda baru bisa mengolahnya.

Setidaknya perangkat keras berikut ini bisa Anda pergunakan untuk memasukkan data seperti video ke komputer:

  1.   Keyboard

Perangkat keras ini menjadi salah satu perangkat untuk memasukkan data ke komputer. Data yang dimasukkan biasanya berupa angka, huruf dan simbol serta berperan untuk shortcut. Tanpa adanya keyboard, Anda akan susah untuk memasukkan data dan proses editing juga akan semakin lama karena Anda tidak bisa menggunakan shortcut.

keyboard

keyboard

  1.   Mouse

Kecil namun device jenis ini memiliki peranan yang besar. Tanpa adanya mouse, Anda tidak bisa menunjuk atau menggerakkan kursor. Jadi, data yang ingin Anda pindahkan juga tidak bisa dipindahkan. Bahkan untuk melakukan scroll dengan nyaman, jika tidak ada mouse, Anda akan kesusahan menggunakan komputer.

  1.   Flashdisk

Perangkat keras yang memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan eksternal ini bisa dikoneksikan ke komputer dengan mencolokkan atau menghubungkan ke usb. Besar dari device ini bermacam-macam. Ada yang 8GB, 16GB, 32 GB, 64GB ataupun 128 GB.

flashdisk

flashdisk

  1.   Barcode Scanner

Perangkat keras ini dipergunakan di pertokoan terutama di bagian kasir. Fungsi utama dari barcode scanner atau barcode reader ini adalah untuk memindai barcode pada barang yang dibeli. Ketika alat yang berbentuk gagang dengan laser merah tersebut membaca barcode, maka data yang ada di barcode tersebut akan masuk ke komputer.

Barcode ini sendiri bisa berupa kode yang berbentuk kotak-kotak. Namun, umumnya barcode yang dipergunakan di pertokoan adalah jenis barcode yang berupa garis tebal vertikal.

  1.   Scanner

Scanner ini merupakan perangkat keras eksternal. fungsinya adalah mengubah hard file menjadi soft file. Atau merubah data yang berbentuk analog (kertas) menjadi suatu data digital yang dapat diolah di komputer, misalnya foto. Data yang sudah melalui proses scanning tersebut, bisa berbentuk gambar ataupun berbentuk dokumen dengan ekstensi pdf.

  1.   Microphone

Perangkat keras ini dipergunakan ketika Anda hendak menginputkan data yang berupa suara. Biasanya, suara yang terekam akan disimpan di suatu program atau software audio. Dengan begitu, Anda bisa mengolah data suara tersebut, misalnya percakapan, untuk dimasukkan ke video.

Itulah jenis perangkat keras atau hardware yang bisa dipergunakan untuk menginputkan data seperti tulisan, suara dan gambar. Semoga informasi ini membantu Anda.

Tips Menjadi Videografer yang Handal

Selain bertugas merekam gambar, Videografer adalah seseorang yang juga bertugas mengarahkan, menyunting video, hingga mengatur suara. Nah, untuk bisa melakukan ini semua kamu perlu tahu cara menjadi Videografer yang handal. Seiring berkembangnya zaman dan YouTube semakin digemari, tak hanya Content Creator yang memiliki kanal YouTube, beberapa perusahaan saat ini juga sudah mulai membuat kanal YouTube sebagai lahan untuk membangun brand-awareness. Itulah mengapa profesi ini pun perlahan semakin banyak dicari. Berikut ini adalah beberapa langkah yang perlu kamu perhatikan jika ingin sukses di bidang ini.

Pahami tugas seorang Videografer

Cara menjadi Videografer, kamu wajib mengetahui tugas-tugas dari seorang Videografer. Tidak hanya mengambil gambar di lokasi saja, kamu juga harus memastikan setiap peralatan yang akan digunakan lengkap dan berfungsi dengan baik. Selain itu, kamu juga harus mengatur dan merencanakan jadwal pengambilan gambar bersama dengan tim kreatif atau klien.

Seringkali, Videografer juga harus membuat script sendiri, terutama jika produksi video masih berskala kecil. Setelah proses pengambilan gambar selesai, Videografer juga harus menyunting rekaman pasca produksi.

Kemampuan yang harus dimiliki Videografer

Seorang Videografer juga wajib memahami beberapa pengetahuan yang akan membantu saat menjalani tugas-tugas di atas. Pertama, Videografer harus memiliki literasi komputer yang sangat baik. Lalu, Videografer harus menguasai beberapa perangkat lunak yang dapat berguna untuk menyunting, seperti Photoshop. Videografer juga harus memiliki keterampilan interpersonal yang baik. Selain itu, Videografer juga harus memiliki stamina yang kuat supaya bisa bekerja berjam-jam.

Ikut pelatihan untuk mengembangkan kemampuan diri

Jika kamu ingin menjadi seorang Videografer pemula yang handal, kamu harus belajar sebanyak-banyaknya untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan yang mendukung. Tidak hanya cukup bisa mengarahkan kamera video yang benar, kamu juga harus mengetahui berbagai teknik penting dan teknis mengenai kamera. Seperti pengaturan kamera manual, teknik pembuatan film, menyunting video, pengaturan pencahayaan, dan banyak lagi.

Ikutilah pelatihan yang menawarkan kelas-kelas dasar dalam film, seni, penyiaran, jurnalisme, serta pelajaran lain yang berhubungan dengan videografi. Kamu bisa mendaftar pelatihan seperti ini dengan mendaftar di komunitas online.

Buatlah film karyamu sendiri

Jangan takut untuk mencoba. Setelah banyak latihan dan belajar dari banyak orang, segeralah buat film sendiri. Biarkan dirimu bereksperimen dan menciptakan gaya khasmu sendiri. Ajaklah teman-temanmu untuk bergabung dalam proyek ini. Lakukan yang terbaik agar hasil karyamu bisa menjadi portfolio yang sempurna.

Apa Itu Editing Video?

Editing adalah sebuah proses menggerakan dan menata sebuah video shoot atau hasil rekaman gambar menjadi suatu rekaman gambar yang baru dan enak dilihat. Secara umum pekerjaan ini berkaitan dengan proses pasca produksi seperti Titling, Colour Correction dan Sound Mixing.

Istilah editing ini sudah dikenal luas dan banyak orang memberi pemahaman sendiri tentang ini. Pekerjaan editing berkaitan dengan beberapa hal sebagai berikut :

  • Pekerjaan editing sendiri berkaitan dengan Menata gambar, menambahkan dan memindahkan klip video atau audio.
  • Memberi sentuhan colour correction dan filter lainnya agar video lebih enak dilihat.
  • Membuat transisi antara klip yang satu dengan yang lainnya.

Pengertian editing adalah proses menyambungkan gambar dari beberapa shoot tunggal hingga menjadi satu kesatuan cerita yang utuh. Seperti menulis cerita, sebuah shoot bisa dikatakan sebuah kata, kalimat dan scene dan squence adalah paragrafnya. Sebuah cerita akan utuh bila terdapat semua unsur-unsur tersebut, sama jugan dengan film.

Tujuan Editing

Banyak sekali alasan mengapa kita melakukan pengeditan dan melakukan editing sangat bergantung dari hasil yang kita inginkan. Yang terpenting ialah pada saat kita melakukan pengeditan yang pertama adalah menetapkan tujuan kita melakukan editing secara umum, dan tujuan dari editing adalah sebagai berikut :

  • Memindahkan beberapa klip video yang tidak dikehendaki menjadi tugas yang paling umum dan yang paling sederhana dalam melakukan editing. Banyak potongan video yang dapat dibuat secara dramatis dengan membuang bagian video atau gambar.
  • Membuat alur cerita, kebanyakan video yang diminta untuk melakukan suatu cerita atau menyediakan informasi. Editing adalah suatu langkah yang cukup rumit dalam meyakinkan video berjalan agar mendapatkan tujuan.
  • Memberikan efek, grafik dan musik.
  • Mengubah gaya dan suasana hati serta langkah dari gambar. Seorang editor yang baik akan mampu menciptakan suasana cerita yang sulit dipisahkan dalam mengedit sebuah video. Teknik-teknik suasana hati efek visual dan musik dapat mempengaruhi penonton untuk bereaksi.
  • Memberikan sudut pandang yang menarik bagi hasil rekaman video dan dapat menggambarkan suatu pesan atau servis suatu agenda.

Berikut adalah pengertian mengenai editing video. Baca juga informasi menarik dan bermanfaat selanjutnya mengenai komponen penting press release.

1 2 3 4 7