Daftar Kesalahan Penulisan Cerpen Bagi Pemula

Daftar Kesalahan Penulisan Cerpen Bagi Pemula

Salah dalam menulis cerpen? Tidak apa-apa jika memang Anda masuk dalam kategori penulis pemula. Namun, akan berbeda cerita bukan jika Anda adalah seorang yang sudah senior seperti menulis artikel dibayar. Tentu hal ini kurang bisa mendapat toleransi dari pihak lain. Sebagai gambaran apa saja kesalahan penulisan cerpen bagi pemula. Yuk simak bersama penjelasan lengkapnya di sub bab berikut ini.

Kesalahan Penulis Cerpen Pemula yang Sering Ditemui

Cerpen adalah karya sastra yang memiliki kaidah penulisannya tersendiri. Berikut ini ada beberapa kesalahan yang kerap kali ditemui pada penulis pemula. Apa saja? Silakan simak penjelasannya berikut ini.

Tata Bahasa yang Kurang Relevan

Hal pertama yang kerap kali menjadi suatu kesalahan adalah penulisan kalimat yang tidak mengindahkan tata bahasa yang berlaku. Perlu dipahami meskipun cerpen bukan karya sastra yang sifatnya formal, Anda tetap diharuskan menulis dengan memperhatikan kaidah ketatabahasaan yang berlaku. Pahami konsep penulisan kata sambung maupun kata depan yang baik misalnya.

Judul Kurang Menarik

Tak hanya EYD saja yang perlu Anda perhatikan dalam penulisan cerpen ternyata. Hal lain berupa pemilihan judul yang sesuai juga turut mempengaruhi kualitas karya. Sayangnya kesalahan seperti ini kerap ditemui pada penulis pemula. Alih-alih terlihat keren justru malah meninggalkan kesan lebay.

Tidak Terpaku Pada Outline

Guna mendapatkan alur yang sesuai, penulisan cerpen harus menggunakan kerangka konsep atau outline dasar terlebih dahulu. Kesalahan penulis pemula adalah seringkali tidak konsisten dalam mematuhi setiap kerangka yang dibuat. Akibatnya ketika suatu tulisan sudah terlalu jauh melenceng dari sub bab, proses editingnya akan memakan waktu yang cukup lama.

Kurang Menentukan Sasaran Pembaca

Golongan penulis pemula memang masih awam dan rentan menentukan sasaran pembaca secara tepat. Padahal Anda bisa memutuskan siapa sasaran pembaca tulisan Anda berdasarkan kriteria usia. Hal ini tentu akan meminimalisir kesalahan pemilihan tema, penggunaan istilah kata, maupun hal teknis lainnya.

Tidak Berorientasi Target

Kurangnya manajemen waktu yang dialokasikan ke dalam proses pembuatan cerpen nyatanya berdampak besar pada sukses tidaknya karya tersebut. Ketika Anda benar-benar optimal dalam meluangkan waktu, maka orientasi targetnya pun jelas. Ketika ada deadline maka Anda siap dengan kondisi tersebut. Namun tentu akan berbeda cerita jika kondisinya berkebalikan.

Kurang Referensi Tambahan

Bagi seorang penulis pemula, membaca referensi cerpen lain adalah suatu keharusan. Hal ini akan membantu Anda dalam meningkatkan penggunaan kosa kata baru yang tentunya berujung ke kualitas tulisan tersebut.

Nah itu dia rangkuman mengenai daftar kesalahan penulis cerpen pemula. Agar terhindar dari hal-hal tersebut silakan perbanyak latihan menulis dari sekarang, ya. Selamat mencoba.