Kesalahan Ini yang Sering Terjadi Dalam Fotografi

Fotografi saat ini sudah menjadi gaya hidup yang dilakukan baik dari anak muda hingga orang dewasa. Semua orang tentunya ingin menghasilkan foto yang cantik. Dan hasilnya dapat dipamerkan di media sosial yang dimiliki atau hanya sebagai koleksi pribadi. Namun, bagi yang menjadikan fotografer sebagai profesi, hasil foto yang bagus tentunya dapat menghasilkan uang. Sedangkan bagi pebisnis, foto produk yang baik akan menarik perhatian pelanggan di media sosial maupun di laman websitenya.

Sayangnya, bagi Anda yang pemula dan baru memulai hobi fotografi tentunya tidak langsung menghasilkan foto yang menawan. Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi berikut ini mungkin pernah Anda alami. Tapi jangan khawatir. Kesalahan berikut juga ada solusinya, lho!

Hasil Foto Pada Objek Bergerak Mengalami Blur

Hal ini sering terjadi apabila kamera mengalami guncangan (shaking) dan objek yang akan dipotret bergerak secara tiba-tiba. Solusinya adalah naikkan shutter speed pada kamera dan jagalah kamera dalam keadaan stabil. Tekan setengah tombol shutter sehingga kamera akan mencoba fokus kepada objek. Tetapi, jika objek foto memang bergerak, cobalah untuk mengaktifkan fitur auto-focus yang kontinyu.

Objek Foto Tidak Jelas

Hal ini paling sering terjadi pada pemula. Objek foto yang tidak jelas menjadikan hasil foto menjadi tidak menarik. Terkadang, apa yang dilihat oleh mata tidak dapat ditangkap secara maksimal oleh kamera. Yang dapat dilakukan adalah cobalah memotret objek dari jarak dekat. Lalu, hindari memotret berbagai objek dalam satu frame. Sebab terlalu banyak objek akan membuat orang yang melihat menjadi bingung terhadap objek yang seharusnya menjadi fokus. Hasilnya adalah foto tersebut tidak tersampaikan dengan baik.

Masuknya Objek Yang Tidak Diinginkan Kedalam Foto

Sebelum memotret, alangkah baiknya memperhatikan kondisi di sekitar objek. Hindari hal-hal yang mengganggu objek foto Anda. Hal-hal yang mengganggu seperti sampah, kabel, hingga orang lain yang tidak sengaja tampil pada foto Anda dapat merusak hasil foto. Carilah sudut pemotretan atau mencari titik lain yang lebih bagus dengan objek yang sama.

Subjek Mengalami Red Eye

Ketika melakukan pemotretan pada orang lain, terkadang hasil foto menampakkan mata merah pada subjek. Red eye terjadi karena pantulan cahaya kamera masuk ke mata orang yang menjadi subjek foto, dan memantul kembali ke kamera. Cara yang dapat dilakukan untuk menghindari red eye adalah mengarahkan subjek foto agar tidak menatap langsung kamera Anda. Subjek bisa menghadap ke samping atau ke bawah sehingga cahaya kamera tidak memantul kembali pada kamera.

Teruslah berlatih agar hasil foto Anda tampil maksimal dan memukau. Hindari kesalahan-kesalahan di atas ya. Menjadi fotografer handal pun bukan lagi hal yang sulit dilakukan. Selamat mencoba!