Tinjauan Karakteristik dan Struktur Penulisan Skripsi

Tinjauan Karakteristik dan Struktur Penulisan Skripsi

Skripsi adalah tugas akhir yang diwajibkan bagi mahasiswa jenjang S1 guna mendapatkan gelar kesarjanaan sesuai dengan bidang keilmuannya. Berbeda dengan penyusunan karya tulis pada umumnya, ada hal lain yang menjadikannya khas dan unik. Selain karakteristiknya, struktur sitematikanya pun ada perbedaan yang mendasar. Informasi lengkap terkait hal tersebut silakan disimak pada penjelasan berikut ini.

Pahami, Ini Dia Karakteristik Skripsi!

Termasuk ke dalam golongan karya tulis ilmiah, tentu saat menyusunnya Anda harus memperhatikan kaidah keilmiahan dan ketatabahasaaan. Sebagai penjelas terkait hal tersebut, silakan simak karakteristik skripsi berikut ini.

  1. Penyusunan skripsi memerlukan adanya kajian keilmiahan yang mendalam. Sehingga proses pengambilan data harus menggunakan metode penelitian yang tepat dan relevan.
  2. Hasil kajian penelitian harus sesuai dengan fenomena yang ada di masyarakat serta relevan dengan teori dan penelitian sebelumnya.
  3. Data penelitian merupakan hasil observasi langsung di lapangan atau studi pustaka yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Struktur Penyusunan Skripsi Secara Umum

Sistematika penyusunan skripsi secara umum terbagi atas tiga bab utama. Meski demikian ada bagian lain yang tak boleh terlewatkan, yakni terdiri atas cover, lembar persetujuan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar pustaka, serta lampiran. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah ketiga bab utama dalam struktur penyusunan skripsi secara umum.

Baca juga kesalahan penulisan cerpen

Bagian Awal

Bagian ini kerap disebut sebagai pendahuluan. Isinya kurang lebih terdiri atas latar belakang, rumusan masalah, ruang lingkup, tujuan, dan manfaat penelitian. Hal lain yang bisa dikategorikan sebagai bagian awal skripsi adalah telaah pustaka dan pengembangan hipotesis, serta metode penelitian dan teknik analisa data yang digunakan. Lazimnya untuk bagian awal ini sangat ditekankan oleh dosen pembimbing karena memuat data teori serta alasan urgensinya penelitian tersebut dilakukan.

Bagian Isi

Bagian kedua dalam penyusunan skripsi yang harus diperhatikan adalah isi. Anda dapat menemukannya di bab empat yang terdiri atas pembahasan terkait hasil penelitian. Tak hanya berkenaan dengan data numerik saja, namun data berupa penjelasan atau arti dari hasil tersebut juga harus Anda sertakan. Hal ini akan mempermudah pembaca dalam memahami hasil dari penelitian tersebut.

Bagian Akhir/ Penutup

Terakhir ada bagian penutup yang berisi kesimpulan dan implikasi. Pastikan saat Anda membuat bab ini harus benar-benar memperhatikan ketiga komponen dasar, yakni rumusan masalah, tujuan penelitian, serta hasil penelitan. Hal ini berlaku pula untuk bagian implikasi karena mengharuskan ketiganya ada keterhubungan hasil akhir untuk dilanjutkan ke bagian kesimpulan secara valid.

Setelah membaca hal-hal yang berhubungan dengan karakteristik dan sistematika penyusunan skripsi, sudahkah Anda mendapatkan gambaran yang riil atas tugas akhir tersebut? Agar lebih paham, silakan perbanyak studi pustaka atas penelitian yang relevan, ya. Selamat mencoba.

Daftar Kesalahan Penulisan Cerpen Bagi Pemula

Daftar Kesalahan Penulisan Cerpen Bagi Pemula

Salah dalam menulis cerpen? Tidak apa-apa jika memang Anda masuk dalam kategori penulis pemula. Namun, akan berbeda cerita bukan jika Anda adalah seorang yang sudah senior seperti menulis artikel dibayar. Tentu hal ini kurang bisa mendapat toleransi dari pihak lain. Sebagai gambaran apa saja kesalahan penulisan cerpen bagi pemula. Yuk simak bersama penjelasan lengkapnya di sub bab berikut ini.

Kesalahan Penulis Cerpen Pemula yang Sering Ditemui

Cerpen adalah karya sastra yang memiliki kaidah penulisannya tersendiri. Berikut ini ada beberapa kesalahan yang kerap kali ditemui pada penulis pemula. Apa saja? Silakan simak penjelasannya berikut ini.

Tata Bahasa yang Kurang Relevan

Hal pertama yang kerap kali menjadi suatu kesalahan adalah penulisan kalimat yang tidak mengindahkan tata bahasa yang berlaku. Perlu dipahami meskipun cerpen bukan karya sastra yang sifatnya formal, Anda tetap diharuskan menulis dengan memperhatikan kaidah ketatabahasaan yang berlaku. Pahami konsep penulisan kata sambung maupun kata depan yang baik misalnya.

Judul Kurang Menarik

Tak hanya EYD saja yang perlu Anda perhatikan dalam penulisan cerpen ternyata. Hal lain berupa pemilihan judul yang sesuai juga turut mempengaruhi kualitas karya. Sayangnya kesalahan seperti ini kerap ditemui pada penulis pemula. Alih-alih terlihat keren justru malah meninggalkan kesan lebay.

Tidak Terpaku Pada Outline

Guna mendapatkan alur yang sesuai, penulisan cerpen harus menggunakan kerangka konsep atau outline dasar terlebih dahulu. Kesalahan penulis pemula adalah seringkali tidak konsisten dalam mematuhi setiap kerangka yang dibuat. Akibatnya ketika suatu tulisan sudah terlalu jauh melenceng dari sub bab, proses editingnya akan memakan waktu yang cukup lama.

Kurang Menentukan Sasaran Pembaca

Golongan penulis pemula memang masih awam dan rentan menentukan sasaran pembaca secara tepat. Padahal Anda bisa memutuskan siapa sasaran pembaca tulisan Anda berdasarkan kriteria usia. Hal ini tentu akan meminimalisir kesalahan pemilihan tema, penggunaan istilah kata, maupun hal teknis lainnya.

Tidak Berorientasi Target

Kurangnya manajemen waktu yang dialokasikan ke dalam proses pembuatan cerpen nyatanya berdampak besar pada sukses tidaknya karya tersebut. Ketika Anda benar-benar optimal dalam meluangkan waktu, maka orientasi targetnya pun jelas. Ketika ada deadline maka Anda siap dengan kondisi tersebut. Namun tentu akan berbeda cerita jika kondisinya berkebalikan.

Kurang Referensi Tambahan

Bagi seorang penulis pemula, membaca referensi cerpen lain adalah suatu keharusan. Hal ini akan membantu Anda dalam meningkatkan penggunaan kosa kata baru yang tentunya berujung ke kualitas tulisan tersebut.

Nah itu dia rangkuman mengenai daftar kesalahan penulis cerpen pemula. Agar terhindar dari hal-hal tersebut silakan perbanyak latihan menulis dari sekarang, ya. Selamat mencoba.

11 Cara Bikin Logo Sendiri Untuk Pemula

Cara Bikin Logo Sendiri

Cara bikin logo sendiri bisa dilakukan oleh anda dengan mudah, karena anda bisa memanfaatkan beberapa aplikasi yang telah tersedia saat ini. Anda tak perlu membeli sebuah desain logo murah di suatu toko yang ada. Dalam hal ini, anda bisa memakai aplikasi yang bernama PhotoShop jika anda masih pemula untuk membuat logo.

Aplikasi ini sangat populer dengan tingkat kesulitan yang sangat rendah sehingga para penggunannya dapat mengoperasikannya dengan mudah. Maka dari itu, aplikasi yang bernama PhotoShop menjadi salah satu aplikasi yang wajib digunakan oleh anda.

Lantas bagaimana caranya untuk membuat logo dengan mudah di PhotoShop? Untuk cara-caranya seperti apa, anda bisa simak ulasan yang berikut ini.

  1. Cara bikin logo sendiri adalah anda dapat melakukannya dengan mengunduh aplikasi PhotoShop terlebih dahulu. Jika anda sudah mengunduh aplikasinya, anda dapat membukanya dengan membuat projek baru.
  2. Sesudah itu anda dapat menggunakan kanvas persegi dengan ukuran 1000 x 1000 pixel.
  3. Setelah itu anda dakan menekan tombol View, dan kemudian pilih New Guide. Jika sudah, maka anda dapat membuat panduan Horizontal dan Vertikal sebesar 50%.
  4. Buatlah bentuk dasar, misalnya membuat bentuk segitiga siku-siku sebanyak tiga buah. Anda bisa pilih Rectangle tools dan pastikan juga kalau anda telah pilih Shape.
  5. Kemudian anda bisa klik tahan pada Shift sehingga bisa membatasi proporsi. Buatlah gambarnya dengan ukuran 220 pixel disisi kanvasnya.
  6. Setelah itu anda bisa menggunakan ShortCut pada keyboard Ctrl+T sehingga dapat mengubah segitiga. Anda dapat memutar hingga sudut kanan terarah keatas. Gunakanlah ShortCut Ctrl+V untuk memposisikan bentuk segitiga hingga sudut kananya ada di tengah kanvas.
  7. Cara bikin logo sendiri yang selanjutnya adalah anda bisa klik Ctrl+J sebanyak 2 kali dalam menggandakan. Ambilah suatu segitiga tersebut, kemudian anda posisikan sudut kirinya di bagian tengah kanvasnya dengan menyentuh segitiga lainnya.
  8. Ambil salinannya, kemudian ubahlah hingga 125% agar bentuknya akan sedikit besar. Gunakan Movie Tool dan kemudian tempatkanlah hingga alasnya sama dengan dua segitiga yang lainnya dengan sudut diatas berada pada bagian tengah.
  9. Berikanlah warna pada bentuk tersebut dengananda memakai Rectangle, pilih suatu segitiga yang sudah ada di samping. Ubahlah Fill dan Stroke hingga berwarna hitam, lalu lakukan hal yang sama buat segitiga sisi lainnya. Dan bagian tengahnya anda bisa mengubah Fill dan Stroke dengan warna abu-abu yang agak sedikit gelap.
  10. Tambahkan teks jika anda sudah mewarnainnya. Misalnya disini kami memakai nama AGungun. Caranya anda bisa memilih Teks Tool, lalu klik Kanvas dan kemudian masukkanlah nama tersebut. Sesuaikanlah font dan ukuran dari teks tersebut. Posisikan namanya dengan memakai Move and Transform Tools.
  11. Jika anda sudah melakukan beberapa cara yang ada diatas, selanjutnya tinggal di save atau simpan. Caranya bagaimana, anda bisa menekan tombol Ctrl+S atau bisa juga klik ikon Save tersebut.

Bagaimana Cara Buat Logo Keren? Simak Pembahasannya

Cara Buat Logo Keren

Bagaimana cara buat logo keren? Pada umumnya, untuk membuat logo keren dapat dilakukan oleh anda dengan mudah. Ada empat cara yang harus diperhatikan oleh anda sehingga bisa menciptakan logo yang keren. Cobalah anda simak pembahasannya yang sudah ada dibawah ini.

1. Agar Logo Tampak Keren, Perhatikanlah dengan Hal ini

Dalam pembuatan logo yang keren dan menarik untuk dilihat, yang pastinya anda harus perhatikan dengan beberapa unsur di dalamnya. Ada tiga hal penting yang harus di perhatikan oleh anda dalam membuat logo keren. Di bawah ini adalah tiga hal penting tersebut.

  • Yang pertama adalah anda harus menghindar dari penggunaan clip art yang kurang menarik.
  • Jangan mendesain logo yang sulit atau terlalu rumit.
  • Anda dapat memastikan kalau logo tetap tampak keren dalam warna putih maupun hitam.

Dengan anda menghindar dari tiga hal tersebut. Memungkinkan kalau anda bisa mendapatkan hasil logo yang keren buat perusahaan atau brand anda sendiri.

2. Gunakan Aplikasi

Di jaman sekarang ini, membuat logo bukanlah menjadi suatu cara sulit dilakukan. Sebab, dunia teknologi yang berkembang ini, anda bisa memanfaatkan berbagai macam jenis aplikasi yang telah tersedia. Sebuah aplikasi dapat membantu anda untuk menjadi lebih mudah dalam membuat logo yang keren dan menarik.

Hanya saja anda harus ketahui apakah aplikasi tersebut memiliki fitur lengkap atau tidak. Selain itu, anda juga harus pastikan kalau aplikasi yang akan digunakan oleh anda memiliki tampilan yang bisa dimengerti oleh anda dengan mudah. Hal ini bertujuan agar anda tidak kebingungan untuk melakukan cara buat logo keren dan menarik.

3. Mencari Inspirasi dari Desainer Logo Lainnya

Mengandalkan ide kita sendiri dalam membuat logo, tentu saja ini akan menjadi hal yang paling sulit, apalagi anda masih pemula untuk membuat logo. Agar anda tidak mengalami kesulitan untuk menciptakan logo yang keren, maka anda dapat mencari inspirasi dari berbagai macam desainer logo lainnya.

Siapa tahu anda bisa mendapatkan ilmu untuk penataan desain interior yang baik dan benar. Karena, desainer logo yang profesional tentunya sudah memahami betul dengan dunia desain yang ada. Anda juga bisa mencari inspirasi lewat beberapa logo di internet. Usahakan anda memilih logo yang tidak digunakan lagi oleh perusahaan tersebut, dan kemudian anda dapat mengeditnya kembali hingga hasilnya tidak seperti copyright.

4. Perhatikan Kombinasi Warnanya

Warna adalah salah satu elemen yang sangat berpengaruh di dunia desain saat ini. Cara buat logo keren harus mendapatkan kombinasi warna yang baik dan benar. Anda dapat menggabungkan beberapa warna yang ada, pastikan anda menggabungkan warna-warna dengan penggunaan warna dasar, misalnya memiliki unsur warna putih dan lain sebagainya.

Penggunaan warna yang tepat bisa menciptakan logo keren dan menarik untuk dilihat. Jadi, jika anda ingin membangun sebuah logo perusahaan atau brand yang keren, maka perhatikanlah dengan penggunaan warna anda.

1 2 3 4 11