Fotografer Pemula Wajib Mengetahui Genre Fotografi Ini

Aliran atau genre lebih sering kita dengar ketika membahas film maupun musik. Sebenarnya, genre juga dimiliki oleh seni fotografi. Genre adalah jenis, aliran atau tipe pengelompokan suatu hal. Ketika menjadikan fotografi sebagai hobi, kita tentunya semakin tertarik untuk terus mencoba semua jenis fotografi.

Bagi fotografer pemula, cara untuk menambah pengalaman bisa saja didapat dengan terus berlatih dan memotret dengan berbagai objek atau benda. Namun, tanpa disadari alih-alih menambah pengalaman, kita malah semakin merasa kesulitan untuk menguasai gaya fotografi. Ini karena kita terlalu berusaha untuk menguasai semua genre, dan tidak fokus pada satu genre.

Berikut ini ada beberapa genre fotografi untuk fotografer pemula yang dapat dicoba dan dipelajari.

Portrait Photography

Atau biasa dikenal juga sebagai potret fotografi adalah jenis fotografi yang lebih menonjolkan ekspresi wajah pada seseorang atau kelompok orang. Potret fotografi biasanya bertujuan untuk menampilkan kepribadian, rupa, hingga suasana hati objek yang tergambar melalui ekspresi wajahnya. Semua orang atau kelompok bisa menjadi objek foto potret.

Landscape Photography

Sesuai dengan artinya, landscape photography atau foto lanskap akan berfokus pada pemandangan sebagai objek foto. Komposisi lanskap fotografi berisi pemandangan alam beserta isinya yang alamiah. Objek lain seperti manusia, hewan maupun bangunan tidak boleh terlalu tampak. Dalam genre foto ini, fotografer harus pintar dalam memilih sudut pandang. Foto yang dihasilkan akan terlihat unik karena memiliki sudut pandang tersendiri.

Food Photography

Tujuan food photography atau fotografi makanan adalah bagaimana caranya agar makanan tersebut tampak lebih menggoda meskipun hanya dari sebuah foto. Komposisi dalam fotografi makanan berisi warna yang menarik, detail dari makanan yang dipotret yang tentukan akan menggambarkan kelezatan. Genre ini juga termasuk salah satu genre yang dianjurkan untuk dipelajari. Fotografi makanan biasanya masih digunakan oleh pelaku bisnis kuliner untuk “menghidupkan” makanan tersebut. jika sudah menguasai genre ini, Anda mempunyai peluang untuk menyewakan jasa foto produk

Macro Photography

fotografi makro dilakukan secara close up terhadap objek yang biasanya berukuran kecil. Objeknya akan terlihat lebih besar daripada ukuran sesungguhnya. Teknik close up yang dilakukan adalah dengan mendekatkan kamera pada objek. Objek yang digunakan bisa berupa benda mati seperti koin, percikan air dan lainnya. Sedangkan objek benda hidup seperti serangga dan bunga atau tumbuhan.

Street Photography

Street photography atau fotografi jalanan mengambil objek aktivitas yang dilakukan oleh orang lain di ruang terbuka  seperti jalan, pasar, stasiun dan sebagainya dalam kondisi tanpa pengarahan atau candid. Genre fotografi ini sangat mudah dan murah untuk dilakukan karena bisa dilakukan di manapun dan kapanpun.

Wild Life Photography

Jika diartikan, maka wild life photography adalah fotografi alam liar. Objeknya berupa satwa dan tanaman di alam bebas. Tidak hanya memotret, fotografer harus menghasilkan foto yang dapat menceritakan perilaku dan kehidupan hewan tersebut. Butuh waktu yang lama untuk dapat menguasai genre ini. fotografer harus rela menghabiskan waktu yang lama di alam liar, mengamati pola pergerakan objek sebelum akhirnya mendapat waktu dan posisi yang baik untuk memotret.

Cobalah untuk bertanya kepada diri sendiri genre apa yang lebih Anda sukai. Tentunya Anda pasti telah mencoba setidaknya 2 atau 3 genre fotografi yang sudah disebutkan di atas. Jika sudah menemukan apa yang paling Anda sukai, perdalam genre tersebut. Dengan begitu, sebentar lagi Anda akan menjadi fotografer profesional. Tetap semangat dalam berkarya !

Fotografi : Perpaduan Seni, Kamera, dan Fotografer

Bagaimana cara kita mengabadikan suatu peristiwa yang menarik atau bahkan momen yang tak ingin kita lupakan ? Tentunya kita akan memilih untuk memotretnya. Dalam satu foto saja secara tidak langsung akan banyak cerita yang terabadikan.

Seni fotografi adalah mengabadikan potret diam, dan melahirkan potret yang berbicara. – Remy Donnadieu

Fotografi berasal dari bahasa Yunani, “photos” yang berarti cahaya dan “graphos” yang berarti melukis atau menulis. Jadi, bisa disimpulkan bahwa fotografi adalah proses menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan cara menangkap pantulan cahaya pada objek tersebut menggunakan media yang peka terhadap cahaya. Memang pada awalnya, fotografi dikenal sebagai lukisan matahari, karena bantuan cahaya matahari dapat menangkap objek.

Saat ini, foto digunakan untuk berbagai macam keperluan. Tidak hanya sebagai media untuk menciptakan kenang-kenangan, lalu ada yang menjadikan foto sebagai katalog pada e-commerce nya, atau menjadikan foto sebagai bahan ilustrasi pada website maupun forum blog. Ada beberapa fotografer (orang yang melakukan fotografi) yang juga menjadikan fotografi ini sebagai penggabungan hobi sekaligus pekerjaan.

Sejatinya semua orang akan mengakui bahwa fotografi adalah sebuah seni. Keindahan sebuah foto dinilai dari apakah orang yang melihatnya akan kagum dan dapat menceritakan makna dibalik foto tersebut. Dan memang tidak semua orang dapat  menciptakan foto yang menarik dan indah. Ada beberapa faktor yang memengaruhinya seperti peralatan memotret, situasi pemotretan, objek yang dipotret, hingga fotografer yang memotret.

Fotografer pun dibagi menjadi dua, yaitu fotografer amatir dan fotografer profesional. Ada perbedaan yang cukup mencolok dari kedua fotografer ini. Fotografer profesional biasanya dibekali dengan kemampuan fotografi yang cukup memadai dan menjadikan fotografi sebagai pekerjaan. Seorang fotografer profesional juga biasanya memiliki konsentrasi yang tinggi dan melakukan kegiatan ini secara rutin serta konsisten terhadap foto yang baik. Sementara fotografer amatir biasanya hanya menjadikan fotografi sebagai hobi dan kesenangan pribadi. Karena itu, fotografer amatir rela untuk membeli alat fotografi yang mahal.

Dari penjelasan mengenai faktor yang memengaruhi hasil foto, mana yang lebih penting antara peralatan fotografi seperti kamera atau fotografernya ? Mana yang seharusnya dimiliki terlebih dahulu, kamera atau teknik fotografi ? Pertanyaan tersebut memang tidak ada salahnya ditanyakan. Mengingat tanpa kamera dan fotografer, tak akan ada hasil berupa foto, bukan ?

Bisa disimpulkan bahwa antara peralatan fotografi dan sang fotografer sangat berperan dalam menghasilkan sebuah foto yang artistik. Setiap keinginan fotografer dalam menciptakan foto tentunya berbeda satu dengan yang lain. Begitu juga dengan kamera yang  diperlukan. Maka, selain kamera mumpuni, fotografer yang handal juga harus memiliki ide, kreativitas dan kemampuan yang baik.

Intinya adalah dalam fotografi, seorang fotografer harus terus berusaha untuk mengasah kemampuan dan menemukan peralatan yang dapat mendukungnya untuk menghasilkan karya seni berupa foto yang akan bercerita lebih dari sekedar gambar.

Inilah 7 Jenis Video Animasi Berdasarkan Teknik Pembuatannya

Hingga saat ini, animasi masih memiliki daya tarik untuk ditonton. Warna yang menarik, gambar yang indah, dan jalan cerita yang lucu menjadi keunggulan dari animasi. Sebatas yang kita tau bahwa animasi biasanya menjadi tontonan untuk anak-anak. Pada kenyataannya, animasi bisa menjadi media untuk mengungkapkan kreatifitas dan menyampaikan informasi dengan cara yang unik. Pembuatan video animasi bisa mencoba menggunakan jasa video animasi di https://www.sribu.com/id/cat/jasa-video-animasi

Sebagai contoh video animasi, biasanya kita menyebut semua animasi sebagai kartun. Tetapi kartun hanyalah salah satu dari beberapa jenis animasi. Dan berikut ini adalah jenis animasi berdasarkan teknik pembuatannya

Animasi cel

Animasi cel yang berasal dari kata “celluloid” adalah salah satu animasi yang paling tua dan populer. Celluloid adalah material yang biasanya digunakan untuk pembuatan film bergambar yang bisa bergerak. Animasi cel dibuat dengan lembaran-lembaran dengan masing-masing cel memiliki objek atau latar yang berbeda satu sama lain. Kemudian cel ini disusun berjajar dan dijalankan secara bersamaan dan akan terlihat seperti satu kesatuan.

Animasi frame

Animasi frame adalah animasi dengan cara pembuatan paling sederhana. Pergerakan dibuat dengan menyatukan rangkaian gambar dalam setiap frame dan ditampilkan secara bergantian. Contoh animasi ini adalah seperti animasi dalam flipbook dimana gambar yang berbeda-beda pada lembaran kertas digerakkan dengan jari secara cepat dan akan membuat gambar seolah-olah bergerak.

Animasi sprite

Dalam animasi sprite, objek bergerak secara mandiri. Kemudian objek diletakkan pada latar belakang berwarna tetap seperti hitam. Latar belakang pada animasi sprite tidak bergerak sama sekali. Contoh animasi sprite adalah pergerakan tata surya dan bola yang memantul, di mana latar belakang animasi tersebut tidak bergerak dan hanya objek yang bergerak.

Animasi path

Objek pada animasi path hanya akan bergerak mengikuti garis yang telah ditentukan. Animasi path biasanya akan diberi perulangan sehingga gerakannya akan berulang-ulang sampai kondisi tertentu. Contohnya adalah kereta yang bergerak mengikuti lintasannya.

Animasi spline

Jika pada animasi path objek bergerak mengikuti garis yang telah ditentukan, maka pada animasi spline objek bergerak mengikuti kurva. Kurva ini didapatkan dari perhitungan matematis. Contoh animasi ini adalah kupu-kupu yang sedang terbang dengan lintasan yang berubah-ubah.

Animasi clay

Animasi clay adalah salah satu contoh dari jenis animasi stop-motion. Objek yang digunakan dalam animasi ini terbuat dari tanah liat atau clay. Objek kemudian digerakkan perlahan dan dipotret secara beruntun per gerakan. Kemudian hasil foto tersebut akan dirangkai dan dijalankan dengan kecepatan tertentu, sehingga objek dalam foto tersebut akan terlihat menghasilkan gerakan yang unik. Contoh animasi clay adalah Shaun The Sheep.

Animasi karakter

Animasi karakter bisa juga disebut animasi 3D (tiga dimensi). Animasi karakter akan menampilkan karakter yang lebih hidup dan memiliki ciri-ciri yang berbeda. Tetapi setiap karakter bergerak secara bersamaan. Pembuatan animasi karakter menggunakan teknologi komputer dengan bantuan software 3D modelling dan pengeditan lainnya seperti penambahan efek suara. Contoh animasi ini adalah Finding Nemo.

Ternyata animasi memiliki banyak jenis dan teknik pembuatan, ya. Anda juga bisa membuat video animasi sendiri untuk keperluan Anda menggunakan jasa video animasi profesional agar video animasi Anda tidak kalah dengan yang ditayangkan di televisi. Semoga menambah wawasan Anda !

Tips Membuat Video Animasi

Selain sebagai hiburan, video animasi dapat menyampaikan cerita yang ingin disampaikan. Video animasi yang baik adalah yang dapat menarik perhatian dan memanjakan mata penonton. Pembuatan video animasi memang tidak semudah membuat video biasa, karena objek yang akan dijadikan tokoh harus dibuat terlebih dahulu. Tapi, bukan berarti video animasi hanya bisa dibuat oleh orang-orang tertentu. Jika memiliki niat dan mengikuti tips berikut, membuat video animasi bukan lagi hal yang sulit, lho !

Siapkan konsep dan naskah animasi

Yang perlu diperhatikan pertama kali adalah menentukan konsep dan naskah dari animasi yang akan dibuat. Tentukan konsep animasi. Cerita apa yang akan disampaikan kepada penonton serta apa yang diharapkan kepada penonton setelah menyaksikan video animasi tersebut. Kemudian buatlah naskah yang cocok untuk konsep animasi agar pesan tersampaikan dengan baik kepada penonton. Ingat, tujuan utama pembuatan animasi adalah untuk menghibur. Jangan membuat konsep animasi terlalu rumit untuk penonton, ya !

Buatlah storyboard

Storyboard bisa diartikan sebagai gambaran kasar dari video animasi yang akan dibuat. Konsep pada storyboard dapat membantu kita untuk memprediksi apakah konsep dapat berjalan baik sesuai keinginan kita atau tidak. Kita diberi kesempatan untuk menyunting gambar ataupun naskah serta mengatur adegan pada video agar video animasi menjadi lebih menarik. Contoh storyboard dapat kita lihat pada komik strip.

Tentukan jenis video animasi yang akan dibuat

Ada beberapa jenis animasi yang dapat digunakan. Video animasi dapat berupa animasi 2D (dua dimensi) seperti kartun, video animasi 3D (tiga dimensi) yang akan membuat animasi terlihat hidup, animasi tipografi yang menggabungkan animasi dan teks yang biasanya digunakan untuk video layanan masyarakat maupun video musik yang disertai lirik, dan animasi infografi yang merupakan video untuk menggambarkan data atau grafik agar penonton tidak merasa jenuh. Dari beberapa jenis animasi tersebut, pilihlah yang paling sesuai dengan konsep yang telah kita tentukan.

Kreasikan video animasimu

Saat ini sudah banyak software yang dapat digunakan untuk mengedit video. Disarankan untuk menggunakan beberapa software karena kita bisa memilih fitur yang paling unggul pada masing-masing software. Jangan lupa menambahkan latar musik atau suara untuk menegaskan suasana yang tergambar dalam video animasi. Pilihlah latar musik yang bebas hak cipta untuk menghindari pelanggaran hak cipta, ya !

Narasikan video animasi

Dan langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah menarasikan video animasi. Narasi adalah rangkaian kejadian dari waktu ke waktu secara berurutan. Hal ini penting dilakukan agar penonton mengerti jalan cerita dari video animasi yang telah kita buat, sehingga pesan yang akan disampaikan dapat dipahami dengan baik.

 

Itulah beberapa tips yang dapat diterapkan untuk membuat video animasi. Namun, yang terpenting adalah tetaplah berlatih agar video animasi yang diciptakan semakin baik. Semoga bermanfaat !

1 2 3 4 5