6 Hardware untuk Input Data di Komputer

komputer

Walaupun ada banyak tips menjadi videographer, percuma jika Anda tidak tahu bagaimana cara untuk memasukkan data. Misalnya data video yang terekam di kamera Anda. Pada dasarnya, untuk input data yang berupa video, Anda harus menggunakan perangkat keras atau hardware. Setelah data dipindahkan ke komputer, maka Anda baru bisa mengolahnya.

Setidaknya perangkat keras berikut ini bisa Anda pergunakan untuk memasukkan data seperti video ke komputer:

  1.   Keyboard

Perangkat keras ini menjadi salah satu perangkat untuk memasukkan data ke komputer. Data yang dimasukkan biasanya berupa angka, huruf dan simbol serta berperan untuk shortcut. Tanpa adanya keyboard, Anda akan susah untuk memasukkan data dan proses editing juga akan semakin lama karena Anda tidak bisa menggunakan shortcut.

keyboard

keyboard

  1.   Mouse

Kecil namun device jenis ini memiliki peranan yang besar. Tanpa adanya mouse, Anda tidak bisa menunjuk atau menggerakkan kursor. Jadi, data yang ingin Anda pindahkan juga tidak bisa dipindahkan. Bahkan untuk melakukan scroll dengan nyaman, jika tidak ada mouse, Anda akan kesusahan menggunakan komputer.

  1.   Flashdisk

Perangkat keras yang memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan eksternal ini bisa dikoneksikan ke komputer dengan mencolokkan atau menghubungkan ke usb. Besar dari device ini bermacam-macam. Ada yang 8GB, 16GB, 32 GB, 64GB ataupun 128 GB.

flashdisk

flashdisk

  1.   Barcode Scanner

Perangkat keras ini dipergunakan di pertokoan terutama di bagian kasir. Fungsi utama dari barcode scanner atau barcode reader ini adalah untuk memindai barcode pada barang yang dibeli. Ketika alat yang berbentuk gagang dengan laser merah tersebut membaca barcode, maka data yang ada di barcode tersebut akan masuk ke komputer.

Barcode ini sendiri bisa berupa kode yang berbentuk kotak-kotak. Namun, umumnya barcode yang dipergunakan di pertokoan adalah jenis barcode yang berupa garis tebal vertikal.

  1.   Scanner

Scanner ini merupakan perangkat keras eksternal. fungsinya adalah mengubah hard file menjadi soft file. Atau merubah data yang berbentuk analog (kertas) menjadi suatu data digital yang dapat diolah di komputer, misalnya foto. Data yang sudah melalui proses scanning tersebut, bisa berbentuk gambar ataupun berbentuk dokumen dengan ekstensi pdf.

  1.   Microphone

Perangkat keras ini dipergunakan ketika Anda hendak menginputkan data yang berupa suara. Biasanya, suara yang terekam akan disimpan di suatu program atau software audio. Dengan begitu, Anda bisa mengolah data suara tersebut, misalnya percakapan, untuk dimasukkan ke video.

Itulah jenis perangkat keras atau hardware yang bisa dipergunakan untuk menginputkan data seperti tulisan, suara dan gambar. Semoga informasi ini membantu Anda.

Tips Menjadi Videografer yang Handal

Selain bertugas merekam gambar, Videografer adalah seseorang yang juga bertugas mengarahkan, menyunting video, hingga mengatur suara. Nah, untuk bisa melakukan ini semua kamu perlu tahu cara menjadi Videografer yang handal. Seiring berkembangnya zaman dan YouTube semakin digemari, tak hanya Content Creator yang memiliki kanal YouTube, beberapa perusahaan saat ini juga sudah mulai membuat kanal YouTube sebagai lahan untuk membangun brand-awareness. Itulah mengapa profesi ini pun perlahan semakin banyak dicari. Berikut ini adalah beberapa langkah yang perlu kamu perhatikan jika ingin sukses di bidang ini.

Pahami tugas seorang Videografer

Cara menjadi Videografer, kamu wajib mengetahui tugas-tugas dari seorang Videografer. Tidak hanya mengambil gambar di lokasi saja, kamu juga harus memastikan setiap peralatan yang akan digunakan lengkap dan berfungsi dengan baik. Selain itu, kamu juga harus mengatur dan merencanakan jadwal pengambilan gambar bersama dengan tim kreatif atau klien.

Seringkali, Videografer juga harus membuat script sendiri, terutama jika produksi video masih berskala kecil. Setelah proses pengambilan gambar selesai, Videografer juga harus menyunting rekaman pasca produksi.

Kemampuan yang harus dimiliki Videografer

Seorang Videografer juga wajib memahami beberapa pengetahuan yang akan membantu saat menjalani tugas-tugas di atas. Pertama, Videografer harus memiliki literasi komputer yang sangat baik. Lalu, Videografer harus menguasai beberapa perangkat lunak yang dapat berguna untuk menyunting, seperti Photoshop. Videografer juga harus memiliki keterampilan interpersonal yang baik. Selain itu, Videografer juga harus memiliki stamina yang kuat supaya bisa bekerja berjam-jam.

Ikut pelatihan untuk mengembangkan kemampuan diri

Jika kamu ingin menjadi seorang Videografer pemula yang handal, kamu harus belajar sebanyak-banyaknya untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan yang mendukung. Tidak hanya cukup bisa mengarahkan kamera video yang benar, kamu juga harus mengetahui berbagai teknik penting dan teknis mengenai kamera. Seperti pengaturan kamera manual, teknik pembuatan film, menyunting video, pengaturan pencahayaan, dan banyak lagi.

Ikutilah pelatihan yang menawarkan kelas-kelas dasar dalam film, seni, penyiaran, jurnalisme, serta pelajaran lain yang berhubungan dengan videografi. Kamu bisa mendaftar pelatihan seperti ini dengan mendaftar di komunitas online.

Buatlah film karyamu sendiri

Jangan takut untuk mencoba. Setelah banyak latihan dan belajar dari banyak orang, segeralah buat film sendiri. Biarkan dirimu bereksperimen dan menciptakan gaya khasmu sendiri. Ajaklah teman-temanmu untuk bergabung dalam proyek ini. Lakukan yang terbaik agar hasil karyamu bisa menjadi portfolio yang sempurna.

Apa Itu Editing Video?

Editing adalah sebuah proses menggerakan dan menata sebuah video shoot atau hasil rekaman gambar menjadi suatu rekaman gambar yang baru dan enak dilihat. Secara umum pekerjaan ini berkaitan dengan proses pasca produksi seperti Titling, Colour Correction dan Sound Mixing.

Istilah editing ini sudah dikenal luas dan banyak orang memberi pemahaman sendiri tentang ini. Pekerjaan editing berkaitan dengan beberapa hal sebagai berikut :

  • Pekerjaan editing sendiri berkaitan dengan Menata gambar, menambahkan dan memindahkan klip video atau audio.
  • Memberi sentuhan colour correction dan filter lainnya agar video lebih enak dilihat.
  • Membuat transisi antara klip yang satu dengan yang lainnya.

Pengertian editing adalah proses menyambungkan gambar dari beberapa shoot tunggal hingga menjadi satu kesatuan cerita yang utuh. Seperti menulis cerita, sebuah shoot bisa dikatakan sebuah kata, kalimat dan scene dan squence adalah paragrafnya. Sebuah cerita akan utuh bila terdapat semua unsur-unsur tersebut, sama jugan dengan film.

Tujuan Editing

Banyak sekali alasan mengapa kita melakukan pengeditan dan melakukan editing sangat bergantung dari hasil yang kita inginkan. Yang terpenting ialah pada saat kita melakukan pengeditan yang pertama adalah menetapkan tujuan kita melakukan editing secara umum, dan tujuan dari editing adalah sebagai berikut :

  • Memindahkan beberapa klip video yang tidak dikehendaki menjadi tugas yang paling umum dan yang paling sederhana dalam melakukan editing. Banyak potongan video yang dapat dibuat secara dramatis dengan membuang bagian video atau gambar.
  • Membuat alur cerita, kebanyakan video yang diminta untuk melakukan suatu cerita atau menyediakan informasi. Editing adalah suatu langkah yang cukup rumit dalam meyakinkan video berjalan agar mendapatkan tujuan.
  • Memberikan efek, grafik dan musik.
  • Mengubah gaya dan suasana hati serta langkah dari gambar. Seorang editor yang baik akan mampu menciptakan suasana cerita yang sulit dipisahkan dalam mengedit sebuah video. Teknik-teknik suasana hati efek visual dan musik dapat mempengaruhi penonton untuk bereaksi.
  • Memberikan sudut pandang yang menarik bagi hasil rekaman video dan dapat menggambarkan suatu pesan atau servis suatu agenda.

Berikut adalah pengertian mengenai editing video. Baca juga informasi menarik dan bermanfaat selanjutnya mengenai komponen penting press release.

3 Komponen Penting Yang Tidak Boleh Diabaikan Dalam Press Release

Membuat press release yang baik adalah menempatkan posisi pada sudut pandang seorang jurnalis. Sebab pihak media lah yang menjadi pembaca pertama press release yang kamu buat dan sekaligus menjadi penentu apakah press release yang kamu buat layak untuk ditampilkan kepada masyarakat. Oleh sebab itu sangat penting untuk memasukkan semua informasi inti yang akan kamu sampaikan. Selain itu, menulis menggunakan bahasa yang sesuai dengan aturan jurnalistik akan mengecilkan risiko press release kekurangan informasi.

Bagi kamu yang berencana untuk menulis press release sebagai tuntutan pekerjaan dan baru pertama kali membuat press release, kamu perlu mengetahui bahwa ada beberapa komponen penting yang dibutuhkan oleh pihak redaksi agar mereka dapat menerbitkan press release yang kamu buat. Di halaman ini akan dijelaskan 3 komponen penting tersebut.

Profil Perusahaan Yang Lengkap

Profil perusahaan yang lengkap dapat membantu pihak jurnalis untuk mengenali identitas perusahaan dan apa yang telah dilakukan oleh perusahaan. Kamu wajib mencantumkan nama perusahaan, bidang, pelayanan, serta visi misi perusahaan. Siapa partner serta investor perusahaan juga penting untuk dicantumkan. Biasanya jurnalis akan menggali lebih jauh isi press release dan mengaitkannya dengan sudut pandang yang sesuai dengan pembaca

Informasi Kontak Person yang Jelas

Hal yang dianggap remeh ini memiliki dampak yang sangat penting untuk kelanjutan kegiatan relasi jangka panjang. Jangan lupa untuk mencantumkan kontak yang dapat dihubungi kapan saja oleh jurnalis. Sebab penggunaan media chat saja tidaklah cukup. Terkadang para jurnalis tidak hanya menanti berita dari perusahaan, tetapi juga mencari materi dan referensi sebagai bahan untuk membuat tulisan. Kontak yang dicantumkan sebaiknya adalah kontak perwakilan relasi publik atau humas. Jika tidak memungkinkan, kamu dapat mencantumkan kontak pihak tertinggi yang relevan mengenai press release tersebut.

Resolusi Gambar yang Baik

Gambar merupakan komponen penting yang dapat memperkaya informasi pada press release. Informasi yang lengkap berupa gambar haruslah memiliki resolusi yang tinggi. Media digital menginginkan gambar dengan resolusi yang tinggi tetapi memiliki ukuran file yang tidak terlalu besar. Sebab ukuran file yang terlalu besar akan mengganggu kecepatan proses pengunggahan pada situsnya. Hal ini berdampak pada ketidaknyamanan pembaca artikel yang menunggu terlalu lama proses load karena ukuran file yang terlalu besar atau malah tidak dapat melihat gambar yang dicantumkan.

Informasi yang disajikan dalam press release haruslah dicantumkan selengkap-lengkapnya. Tetapi jika ketiga komponen di atas tidak disertakan, penerbitan press release oleh jurnalis pun tidak akan berjalan mulus. Oleh karena itu, jangan mengabaikan komponen-komponen ini, ya!

1 4 5 6 7 8 12