Penataan Desain Interior Rumah Minimalis yang Harus Dihindari

Penataan Desain Interior Rumah Minimalis yang Harus Dihindari

Desain interior jika diaplikasikan dengan benar terutama untuk rumah minimalis, akan membuat ruangan menjadi menarik. Namun, jika salah, akan membuat rumah minimalis Anda menjadi berantakan dan tidak nyaman untuk ditinggali. Karena itu, hindari desain interior rumah minimalis seperti berikut ini agar hunian mungil Anda indah, nyaman dan aman untuk ditempati.

  • Salah Memilih Furniture

Di rumah minimalis, penempatan dan pemilihan furniture akan sangat berdampak pada kenyamanan. Jika Anda memilih furniture seperti sofa yang terlalu besar untuk ruang tamu, ruangan tersebut akan terlihat sempit. Bahkan, Anda, anggota keluarga yang lain dan tamu akan kesulitan untuk bergerak.

Karena hal tersebut, sebelum Anda mencoba membeli furniture, Anda harus mengukur ruangan terlebih dahulu. Kemudian mempertimbangkan ukuran yang sesuai dengan ruangan. Jangan terlalu besar ataupun terlalu kecil karena akan berpengaruh pada penataan ruang.

Selain itu, pilih furniture yang sesuai konsep rumah. Misalnya Anda memilih konsep minimalis atau skandinavia, tapi Anda memilih furniture dengan corak warna-warni yang cocok untuk konsep etnik.

  • Cermin Terlalu Besar

Penggunaan cermin memang bertujuan agar ruangan terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya. Namun, penggunaan cermin yang terlalu besar akan membuat ruangan terlihat kurang pas bahkan seperti studio dance.

Gunakan cermin yang ukurannya proporsional dengan ruangan Anda. Jika perlu, konsultasikan ide penggunaan cermin dengan jasa desain interior terbaik yang handal untuk penggunaan cermin.

  • Menggunakan Furniture dengan Fungsi Minim

Memiliki rumah dengan luas yang tidak seberapa membuat Anda mau tidak mau harus memikirkan fungsinya. Terlalu banyak furniture untuk desain interior rumah minimalis akan menyebabkan rumah terlihat sesak. Akibatnya, Anda menjadi tidak nyaman.

Penataan Desain Interior Rumah Minimalis yang Harus Dihindari

Penataan Desain Interior Rumah Minimalis yang Harus Dihindari

Karena hal tersebut, akan lebih baik jika dalam penataan interior, Anda menggunakan furniture yang memiliki fungsi ganda. Misalnya sofa bed yang dapat dijadikan sebagai kursi ataupun tempat tidur tambahan untuk menghemat ruang.

  • Salah Gunakan Wallpaper

Wallpaper biasanya digunakan sebagai pengganti cat dinding. Jadi, ketika ANda sudah bosan dengan tampilannya, Anda bisa menggantinya dengan mudah.

Sayangnya, salah dalam memilih wallpaper akan membuat ruangan menjadi terlihat lebih sempit. Apalagi jika wallpaper terlalu ramai dengan warna yang bold, hal tersebut membuat ruangan menjadi terlihat ramai dan tidak seimbang dengan besar ruangan.

Solusinya, Anda harus menentukan wallpaper sesuai dengan konsep rumah yang Anda inginkan. Pilih juga wallpaper dengan motif yang tidak terlalu ramai dan tidak didominasi dengan warna gelap. Selain untuk kamar anak, hindari untuk menggunakan wallpaper 3D.

  • Jangan Fokus di 1 Titik Saja

Walaupun ruangan Anda kecil namun hindari untuk fokus atau menempatkan semua barang di 1 titik saja. Hal tersebut akan membuat ruangan terlihat tidak seimbang dan aneh. Karena itu, posisikan barang termasuk pot tanaman sesuai dengan porsinya di tempat yang tepat.

Itulah beberapa kesalahan penataan desain interior rumah minimalis yang perlu dihindari. Dengan begitu, rumah Anda akan terlihat nyaman, aman dan enak dilihat. 

Pengertian Desain Interior dan Ruang Lingkupnya

Pengertian Desain Interior dan Ruang Lingkupnya

Pengertian desain interior adalah suatu proses penyusunan, penciptaan elemen interior untuk membentuk kesatuan yang saling berhubungan. Desain interior dibuat untuk tujuan tertentu yang mengacu pada aspek estetis, kenyamanan dan keamanan ruangan.

Elemen Desain Interior

Sesuai dengan pengertian desain interior, terdapat elemen yang perlu Anda perhatikan, diantaranya adalah:

  1. Lantai : batas bawah interior ruang yang terbentang secara horizontal. Dalam pengatguran interior ruang berkaitan dengan laintai, Anda bisa mempertimabangkan jenis material, pengaplikasian bentuk dan perbedaan ketinggian lantai.
  2. Dinding: elemen penyekat ruang yang terbentang secara vertikal. Anda bisa memnpertimbangkan mengenai material finishing, pencahayaan, material pembentuk dinding untuk interior yangA dna inginkan.
  3. Langit-langit: batas atas suatu ruangan yang terbentang secara horizontal. Untuk interior ruyangan, Anda bisa mempertimabngkan varian bentuk, ketinggian ataupun jenis materialnya.
  4. Estetis: elemen yang mengacu pada prinsip proporsi, skala, kesatuan dan keseimbangan ruangan.
  5. Elemen bukaan: elemen ini mencakup perancangan bukaan, sirkulasi yang memungkinkan ruangan terasa nyaman dan lebih sehat.
  6. Cahaya: elemen dasar yang berkaitan dengan pencahayaan ruangan.
Pengertian Desain Interior dan Ruang Lingkupnya

Pengertian Desain Interior dan Ruang Lingkupnya

Ruang Lingkup Desain Interior

Sama seperti seorang R&D yang bertugas untuk membuat desain box kemasan, seorang desainer interior memiliki ruang lingkupnya tersendiri. Jika Anda hendak menggeluti profesi sebagai desainer interior maka Anda harus tahu ruang lingkupnya seperti berikut:

  • Merancang Bentuk Perabotan atau Furniture

Dalam hal ini Anda harus mempertimabangkan mengenai:

  1. Ergonomic.
  2. Fungsi dan gaya.
  3. Keawetan finishing.
  4. Kestabilan structural dalam penggunaannya.
  5. Rel laci, engsel dan handle.
  6. Penentuan bahan dan penempatan di suatu ruangan.
  • Menentukan Tipe dan Gaya Jendela

Di ruang lingkup ini, Anda tidak hanya perlu mempertimbangkan mengenai pengendalian cahaya, namun juga privasi, fungsi, perlengkapan akustik serta sistem pengontrolnya.

  • Memilih Bentuk dan Metode Penempatan

Dalam hal ini, Anda perlu memperhatikan mengenai bagaimana penempatan suatu benda dekorasi dan keamanannya. Dengan begitu, Anda harus memastikan bahwa benda tersebut tidak akan melukai seseorang.

  • Memilih Pelapis DInding

Penentuan pelapis dinding ini berdasarkan pada:

  1. Keindahan.
  2. Fungsi akustik.
  3. Keawetan.
  4. Mudah tidaknya untuk dibersihkan.
  5. Keamanan dari api.
  6. Keselamatan dan kesehatan apakah menimbulkan alergi dan aman digunakan.
  • Memilih Tanaman

Pemilihan tanaman juga perlu diperhatikan dalam menata suatu ruang oleh desainer interior. Anda perlu memilih tanaman yang tidak beracun atau tidak mempunyai bau yang kuat. Selain itu, pilih juga tanaman yang tidak membahayakan terutama untuk anak-anak.

  • Menggambarkan Rencana Ruang

Perancangan ruang diperlukan sebelum Anda memberikannya ke klien. Jika letak dan penggunaan dekorasi ruangan sudah sesuai, maka Anda baru mulai bekerja menata ruang.

  • Memilih Jenis dan Bentuk Lampu

Seorang desainer interior, Anda juga perlu untuk memilih bentuk, jenis dan penempatan, dan pengontrolan lampu tersebut. dengan begitu, ruangan akan terlihat lebih terang sesuai dengan konsep yang diinginkan.

Pola, Bahan, Bentuk, Warna pada Lantai

Anda juga memiliki ruang lingkup yang berkaitan dengan lantai berdasarkan pada kesan dan fungsi yang diinginkan. Dengan begitu, lantai bisa berfungsi secara maksimal.

Itulah pengertian desain interior dan ruang lingkupnya yang harus Anda mengerti. Dengan begitu, Anda tahu mana yang menjadi tanggung jawab Anda dan mana yang tidak.