Pengertian Desain Interior dan Ruang Lingkupnya

Pengertian Desain Interior dan Ruang Lingkupnya

Pengertian desain interior adalah suatu proses penyusunan, penciptaan elemen interior untuk membentuk kesatuan yang saling berhubungan. Desain interior dibuat untuk tujuan tertentu yang mengacu pada aspek estetis, kenyamanan dan keamanan ruangan.

Elemen Desain Interior

Sesuai dengan pengertian desain interior, terdapat elemen yang perlu Anda perhatikan, diantaranya adalah:

  1. Lantai : batas bawah interior ruang yang terbentang secara horizontal. Dalam pengatguran interior ruang berkaitan dengan laintai, Anda bisa mempertimabangkan jenis material, pengaplikasian bentuk dan perbedaan ketinggian lantai.
  2. Dinding: elemen penyekat ruang yang terbentang secara vertikal. Anda bisa memnpertimbangkan mengenai material finishing, pencahayaan, material pembentuk dinding untuk interior yangA dna inginkan.
  3. Langit-langit: batas atas suatu ruangan yang terbentang secara horizontal. Untuk interior ruyangan, Anda bisa mempertimabngkan varian bentuk, ketinggian ataupun jenis materialnya.
  4. Estetis: elemen yang mengacu pada prinsip proporsi, skala, kesatuan dan keseimbangan ruangan.
  5. Elemen bukaan: elemen ini mencakup perancangan bukaan, sirkulasi yang memungkinkan ruangan terasa nyaman dan lebih sehat.
  6. Cahaya: elemen dasar yang berkaitan dengan pencahayaan ruangan.
Pengertian Desain Interior dan Ruang Lingkupnya

Pengertian Desain Interior dan Ruang Lingkupnya

Ruang Lingkup Desain Interior

Sama seperti seorang R&D yang bertugas untuk membuat desain box kemasan, seorang desainer interior memiliki ruang lingkupnya tersendiri. Jika Anda hendak menggeluti profesi sebagai desainer interior maka Anda harus tahu ruang lingkupnya seperti berikut:

  • Merancang Bentuk Perabotan atau Furniture

Dalam hal ini Anda harus mempertimabangkan mengenai:

  1. Ergonomic.
  2. Fungsi dan gaya.
  3. Keawetan finishing.
  4. Kestabilan structural dalam penggunaannya.
  5. Rel laci, engsel dan handle.
  6. Penentuan bahan dan penempatan di suatu ruangan.
  • Menentukan Tipe dan Gaya Jendela

Di ruang lingkup ini, Anda tidak hanya perlu mempertimbangkan mengenai pengendalian cahaya, namun juga privasi, fungsi, perlengkapan akustik serta sistem pengontrolnya.

  • Memilih Bentuk dan Metode Penempatan

Dalam hal ini, Anda perlu memperhatikan mengenai bagaimana penempatan suatu benda dekorasi dan keamanannya. Dengan begitu, Anda harus memastikan bahwa benda tersebut tidak akan melukai seseorang.

  • Memilih Pelapis DInding

Penentuan pelapis dinding ini berdasarkan pada:

  1. Keindahan.
  2. Fungsi akustik.
  3. Keawetan.
  4. Mudah tidaknya untuk dibersihkan.
  5. Keamanan dari api.
  6. Keselamatan dan kesehatan apakah menimbulkan alergi dan aman digunakan.
  • Memilih Tanaman

Pemilihan tanaman juga perlu diperhatikan dalam menata suatu ruang oleh desainer interior. Anda perlu memilih tanaman yang tidak beracun atau tidak mempunyai bau yang kuat. Selain itu, pilih juga tanaman yang tidak membahayakan terutama untuk anak-anak.

  • Menggambarkan Rencana Ruang

Perancangan ruang diperlukan sebelum Anda memberikannya ke klien. Jika letak dan penggunaan dekorasi ruangan sudah sesuai, maka Anda baru mulai bekerja menata ruang.

  • Memilih Jenis dan Bentuk Lampu

Seorang desainer interior, Anda juga perlu untuk memilih bentuk, jenis dan penempatan, dan pengontrolan lampu tersebut. dengan begitu, ruangan akan terlihat lebih terang sesuai dengan konsep yang diinginkan.

Pola, Bahan, Bentuk, Warna pada Lantai

Anda juga memiliki ruang lingkup yang berkaitan dengan lantai berdasarkan pada kesan dan fungsi yang diinginkan. Dengan begitu, lantai bisa berfungsi secara maksimal.

Itulah pengertian desain interior dan ruang lingkupnya yang harus Anda mengerti. Dengan begitu, Anda tahu mana yang menjadi tanggung jawab Anda dan mana yang tidak.